Gas Nyantol, Mobil Terbalik, Pengemudi Selamat

25 Laka Wates 1TribratanewsJatim.com: Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi Jalan Umum Bangun, Rabu (25/11/2015) pagi. Honda Jazz nopol L-1272-YO melaju dari arah Wates menuju Brongkos, yang dikemudikan oleh Tukirin (45) warga Dusun Bulurejo, Desa Sumberarum, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Saksi mata menjelaskan, saat itu laju kendaraan yang dikemudikan Tukirin melaju menikung dalam kondisi membelok ke kanan tiba tiba gas nyantol, pengumudi tak menguasai stirnya, akibatnya kendaraan nyemplung jurang.

Peristiwa itu mengakibatkan hanya menderita kerugian materiil sebesar Rp 10 juta. Sedang pengemudi hanya menderita luka luka. Warga setempat segera melakukan pertolongan terhadap kendaraan yang mengalami musibah tersebut. (mbah heru)

Bhabinkamtibmas Semiring Himbau Pemuda Jauhi Narkoba dan Miras

25-situbondo1TribratanewsJatim.com: Bhabinkamtibmas Desa. Semiring Bripka Busrakamal bersama Ka SPK Polsek Mangaran Aiptu H. Sumari melaksanakan patroli sambang di desa semiring Selsa (24/11/2015) Pukul 22.00 wib, menjumpai para pemuda yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan.

Bripka Busrakamal kemudian menghampiri kumpulan pemuda tersebut menyampaikan himbauan untuk menjauhi narkoba dan minuman keras, selain itu Bripka Busrakamal juga mengajak para pemuda untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi lingkungannya seperti siskamling atau ronda malam untuk menjaga keamanan desanya.(humas Polres)

Diiringi Hujan, Gelar Semaan Al-Quran di Polda Jatim Berjalan Lancar

25 semaan 1TribratanewsJatim.com: Semaan al-Quran Mantab Polda Jatim bertajuk “ Melalui Semaan Al-Quran Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman, Tetib dan kondusif” di Wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung di lapangan apel Mapolda Jatim, Rabu (25/11/2015)

Kegiatan Semaan Al-Quran dibuka sekaligus memimpin doa oleh mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (purn) DR H Untung Suharsono Rasdjab Untung didampingi Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji dan pejabat utama diantaranya Dirnarkoba dan Irwasda Kombes Jamaludin.

Abah Untung – sapaan akrabnya mengajak kepada para jamaah semaan Al-Quran untuk lebih meningkatkan keimanan, ibadah. “ Kita semua agar kembali ke jalan yang baik,” ujarnya.

25 SemaanSementara Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji diantaranya mengatakan, diselenggarakan keguiatan ini untuk kebaikan bersama. Apalagi, tinggak beberapa minggu, tepatnya 9 Desember 2015, bakal digelar pesta demokrasi Pilkada serentak, ini diharapkan berjalan lancar, aman dan terkendali sekaligus situasi Jawa Timur tetap kondusif.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kegiatan semaan Al-Quran diikuti sekitar 4.250 jamaah. Semaan Al-Quran dipimpin Gus Nur Kholis. Para jamaah juga melaksanakan solat subuh di Mapolda Jatim.

Acara semaan Al-Quran dibuhka dan ditutup oleh Irjen Pol (purn) DR H Untung Suharsono Radjab, mantan Kapolda Jatim termasuk menghadirkan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (Pakde Karwo) dan sambutan Kapolda Jatim, Irjen Anton Setiadji.

25 semaan 2Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono menjelaskan, tujuan dilaksanakan Semaan Al-Quran untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, sehingga lebih dapat bermanfaat dalam meningkatkan pencintraan Polri di masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketertiban dan keamanan dalam kehidupan sehari hari.

Kegiatan itu juga dihadiri Muspida Jawa Timur (Forpimda, KPU dan Bawaslu), tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), lintas agama, para Kapolres jajaran Polda Jatim.

Sementara dari jumlah peserta semaan Al-Quran sebanyak itu dengan rincian sebanyak 2.525 jamaah (masyarakat muslim) dan 1.725 anggota Polda Jatim beserta jajarannya. Kegiatan ini berlangsung pukul 06.00 sampai 21.30 WIB tercatat 300 jamaah anggota Polri dan 75 jamaah lainnya yang mengikuti semaan. Sedang Pukul 15.00 – 21.30 WIB sebanyak 4.250 terdiri 1.725 anggota Polri dan 2.525 jamaah lainnya. (mbah heru/boby)

Foto; kegiatan semaan Al-Quran (boby)

 

Bhara Adem Band Hibur Festival Akik Fair 2015

24 band tabesTribratanewsJatim.com: Festival Akik Fair 2015 yang digelar di halaman Mapolrestabes Surabaya (Van  Politie Te Soerabaia) dihibur oleh Bhara Adem Band, Selasa malam (24/11/2015).

Personil band itu diantaranya Bripda Zayyin (Vokalis),  Bripda Wahyu (Gitaris), Briptu Isma Diyanto (Drummer) Brigadir Leo (Basis), dan Bripda Bayu sebagai Keyboardis. Beberapa lagu yang dikumandangkan diera tahun 90-an.

Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Raydian Kokrosono juga ikut menyumbangkan lagu Nine Ball “Hingga Akhir Waktu” dengan diiringi band tersebut.

“Ini sebagai bentuk apresiasi saya sekaligus juga mengetes secara mendadak sejauh mana mereka bisa memainkan alat- alat musik yang mereka pergunakan serta ngetes juga sebagus mana suara saya mengingat SMA dulu juga Nge- Band,” kata Raydian.

Pada saat penampilan ada kekurangan, ini merupakan hal yang wajar. Mengingat, latihan band ini hanya tiga hari dan alat alat musik yang dipergunakan merupakan alat hasil swadaya dari Satuan Fungsi Fungsi Pendukung. ”Kalau penampilan kami kurang bagus harap dimaklumi ya mas. Memang kami baru melaksanakan latihan band ini tiga hari,” celetuk Kasat Sabhara AKBP Toni Sugianto. (mbah heru)

Kondusif, Aksi Demo Buruh di Gedung Negara Grahadi Surabaya

24 Demo BuruhTribratanewsJatim.com: Aksi unjuk rasa dari berbagai elemen buruh yang menuntut pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015 di Surabaya berlangsung kondusif. Kegiatan demo kali ini tidak hanya diikuti oleh Serikat Buruh di Surabaya, namun dari kota lain seperti Sidoarjo dan Pasuruan, jawa Timur juga bergabung menjadi satu untuk menyuarakan pencabutan PP tentang pengupahan, Selasa (24/11/2015).

Kesiapan pengamanan telah dilakukan oleh Polrestabes Surabaya sejak pagi melalui apel kesiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kabagops Polrestabes Surabaya. AKBP Raydian Kokrosono di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Pengamanan di berbagai obyek vital yang akan dituju oleh massa aksi buruh, seperti gedung Negara Grahadi, kantor Gubernur Jatim, kantor Disnaker Jatim serta kantor DPRD Jatim. Pusat massa aksi berfokus di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Tuntutan yang diminta adalah Pencabutan PP No.78 Th.2015 tentang pengupahan dan mendesak Komisi IX DPR RI agar segera menuntaskan pembahasan revisi UU No.2 Th.2004 tentang PPHI.

Selain issue Nasional yang diangkat massa aksi buruh yang tergabung dalam FSBK (Federasi Buruh Kerakyatan), KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Industri), Sapu Jagat (Serikat Aliansi Pekerja Buruh Jawa Timur Menggugat), FSPMI (Federasi Serikat Buruh Pekerja Metal Indonesia) juga menyuarakan tuntutan lokal.

Secara keseluruhan aksi unras berjalan lancar, massa aksi dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik. Kendati ada sedikit gesekan di kantor Gubernur, namun dapat segera diredam oleh Petugas yang berada di lokasi, situasi terpantau aman dan kondusif. (mbah heru)

Jenasah Ibu dan Dua Anak yang Tewas Terbakar Dikirim ke Kamar Jenasah RS Bhayangkara Polda Jatim

24 Bakar brooTribratanewsJatim.com: Ibu dan dua anak tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran 13 rumah petak di Jalan Jagir Sidosermo XII, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/11/2015).

Diduga kematian Sukarti (38) bersama dua anaknya Putri Oktasari (19) dan Amanda Ramadhani (12) akibat terjebak api dan asap di rumah yang dihuni. Posisi rumah petak yang dihuni korban dipojokan timur mepet dengan tembok pembatas masjid. Sementara api yang berkobar berada di petak bagian tengah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, saat kejadian berlangsung sekitar pukul 13.30  WIB, korban Sukarti sempat dilihat warga sudah ada di pintu. Saat itu korban diketahui mengenakan mukena sepertinya habis menjalankan shalat Dhuhur. Begitu ada api yang diketahui muncul pertama kali di bagian petak tengah, Sukarti masuk lagi.

Sepertinya, Sukarti membangunkan anaknya Putri Oktasari yang saat itu masih tidur siang. Ketika berada di dalam rumah, api kian membesar akibat terpaan angin yang cukup kencang. Amanda Ramadhani yang saat itu sudah di luar rumah nampaknya mengikuti ibunya masuk untuk  membangunkan kakaknya.

24 bakar okNamun kobaran api yang sudah menjulang ke atas berputar ke timur kemudian menyambar rumah di sebelah rumah korban. Tak pela, asap dan panasnya api membuat ketiga korban tak berani menerobos api yang sudah membesar.

Dilihat dari jenazah yang ada, ketiga korban berada di lorong antara ruang tamu dengan dapur. Tubuh ketiga korban tertimpa reruntuhan kayu yang terbakar. Kayu tersebut dipakai loteng untuk tempat tidur. Posisi ketiga jenazah miring, seperti berusaha berlindung dari reruntuhan kayu yang terbakar.

Disinyalir sebelum tubuh ketiganya terpanggang, lebih dulu meninggal dunia akibat menghirup asap berlebihan. Tubuh ketiganya hanya terlihat sepertiga dari reruntuhan kayu yang sudah menjadi arang. Posisi Sukarti berada di sebelah utara disusul jenazah Putri Oktavia dan paling ujung tembok atau selatan Amanda Ramadhani.

Menurut petugas yang melakukan olah TKP, korban sepertinya berusaha keluar bersamaan. Namun saat api membesar di bagian atas dan depan, mereka tidak berani menerobos. “Sepertinya mereka berusaha berlindung dari kobaran api,” kata petugas.

Kondisi ketiga jenazah nyaris tidak bisa dikenali karena mengalami luka bakar serius. Jenazah Putri Oktavia yang bekerja di sebuah supermarket di kawasan Ngagel kulitnya sampai mengelupas. Sementara Amanda dan Sukarti juga mengalami hal yang sama. “Itu diakibatkan dari api yang membakar tubuh korban,” papar petugas.

Sementara Ny Sulastri, yang juga korban kebakaran rumah petak, sempat melihat Sukarti berada di pintu rumah. Sukarti saat itu mengenakan mukena. “Mungkin membangunkan anaknya atau ada barang yang tertinggal sehingga masuk lagi,” kata Sulastri yang rumahnya ikut terbakar. Menurut Sulastri, sebenarnya berusaha mengemasi barang-barangnya di rumah. Tapi suasana yang makin panas akibat api sudah dekat, ia meninggalkan barang-barangnya.

24 bakar 1“Saya tidak kuat panasnya sehingga nggak ngurusi barang-barang,” tambah Sulastri. Ketika kejadian berlangsung, hampir seluruh warga mencari anak-anaknya. Dari 13 kepala keluarga (KK) mayoritas memiliki anak kecil.

Untuk menyelamatkan anak dan keluarga, ada yang naik ke genteng hingga merangkak ke rumah tetangganya untuk menyelamatkan diri. “Saya sampai lewat genteng untuk menyelamatkan anak saya,” ujar Eny korban kebakaran yang masih kelihatan takut.

Kabarnya, saat api masih kecil muncul di bagian tengah rumah petak, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api justru makin membesar karena yang terbakar kebanyakan kayu. Ditambah lagi ada elpiji yang meledak hingga menambah besarnya api.

Motor yang tak berhasil diselamatkan oleh pemiliknya juga memicu api makin besar akibat bensinnya ikut terbakar. Ditambah besarnya tiupan angin hingga api merembet ke rumah warga lainnya. Sekitar pukul 13.45 WIB, PMK datang ke lokasi dan sekitar pukul 15.00 WIB api sudah dijinakkan. Jumlag mobil PMK yang datang sebanyak 11 unit.

“Kalau terlambat sedikit saja, api merembet ke rumah di sisi barat, utara dan selatan. Tadi beberapa dapur milik warga lain sudah kena,” jelasnya.

Sementara itu, evakuasi jenazah ketiga korban sekitar pukul 16.45 WIB atau setelah tim identifikasi Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP. Jenazah ketiga korban dibawa ke RS Bhayangkara ke Polda Jatim untuk menjalani otopsi.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, menjelaskan pihaknya belum mengetahui secara pasti asal muasal api. Apakah dari konsleting listrik atau yang lainnya. “Tim Labfor yang bisa menentukan dimana titik api dan dari mana apinya,” jelasnya.
Sekarang ini, penyidik masih memfokuskan evakuasi karena ada tiga korban yang meninggal dunia. (mbah heru)

Kebakaran Hebat Itu Tewaskan 3 Penghuni Rumah

24 Bakar 3 tewasTribratanewsJatim.com: Kebakaran hebat terjadi di Jalan Jagir Sidosermo Gg.12/6 sekitar yang terjadi Selasa (24/11/2015) sekitar pukul 13.30 WIB dan kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB oleh 4 unit PMK Pemkot Surabaya.

Musibah kebarakan itu mengakibatkan 3 meninggal dunia masing masing Sukati(40) ibu, Putri Oktasari (20) anak perempuan dan Manda (12) anak perempuan. Ketiga korban adalah satu keluarga tinggal di rumah yang didalamnya dipetak-petak dibagi 12 petak, rumah tersebut dihuni 12 KK.

Saksi mata warga mengetahui, api sudah membesar dan berhasil melahap bangunan rumah korban. Rumah korban dalam keadaan terkunci pada saat kejadian kebakaran. Sukati saat itu sedang melaksanakan sholat, putri Oktasari sedang menonton TV saat melihat api berusaha menggendong adiknya Manda, yang sedang tidur untuk menyelamatkan diri. Tetapi gagal karena terkepung kobaran api.

Kebakaran berhasil dipadamkan satu jam, setelah petugas PMK bekerja keras dan kini tinggal pembasahan saja. Sedang penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidika. (mbah heru)

 

Kapolda Jatim: Mojokerto Masih Kondusif

24 Kapolda; mojokerto kondusifTribratanewsJatim.com: Kapolda Jawa Timur, Irjen Anton Setiadi melakukan pengecekan langsung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto. Ini menyusul
meningkatnya eskalasi politik pasca dicoretnya salah satu pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Bupati (Pilbup) 2015 oleh KPU mojokerto.

Rombongan Kapolda Jatim diantaranya Kabid Humas Kombes RP Argo Yuwono ke kantor penyelenggara pemilu, usai membuka  Pendidikan siswa Seleksi Alih Golongan (SAG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kapolda langsung mengecek kesiapan pasukan dan berdialog dengan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhannafiq terkait kendala Pilkada di Mojokerto.”Saya mengecek kesiapan
pasukan saya, ternyata masih sehat semua. Kami akan backup Mojokerto, kami lihat eskalasinya, kami prioritaskan Mojokerto ini. Itu sudah kami siapkan, nanti ada SOPnya. Anak-anak sudah tahu semua SOPnya seperti apa. Mojokerto masih kondusif termasuk daerah lain, saya sudah keliling semua,” ujar Jenderal Polisi berbintang dua itu, Selasa (24/11/2015).

Kata mantan Kapolda Sulawesi Selatan menegaskan, pihaknya sudah mengantisipasi titik rawan tahapan Pilbup termasuk minggu tenang. Menurutnya, anggota mulai Intelkan, Reserse, termasuk di Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) sudah siap. Lanjut Kapolda, antisipasi kemungkinan yang terjelek juga sudah disiapkan, seperti proses evakuasi lima komisioner KPU.

“Segala macam menunggu informasi dari Kapolres, meski kami sudah memetakan tapi Kapolres yang tahu. Kami ikuti terus perkembangan di Mojokerto. Makanya pasukan kami pertebal disini karena semua kemungkinan bisa terjadi, semua kami antisipasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan, masyarakat khususnya Mojokerto sudah dewasa, tahu mana yang benar dan benar.  “Terkait hasil laporan paslon Nisa ke DKPP, kami belum menerima informasi apapun tapi kami sudah siap mengamankan dua-duanya,” ujarnya.

Pertama yakni rencana pengamanan jika laporan Nisa-Syah ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diterima dan kedua yakni rencana pengamanan jika laporan ditolak DKPP. (mbah heru)

Foto: Kapolda Jatim di Mojokerto

Polsek Pangkal Polrestabes Surabaya Amankan Bandar Pil Koplo

24 pil koplo tabesTribratanewsJatim.com: Kedapatan membawa 2.100 butir Pil Doble L alais pil koplo, tersangka berinisial SR (22) warga Dusun Karangturi tertangkap anggota Polsek Pakal – Polrestabes Surabaya, Selasa (24/11/2015).

Tersangka waktu itu melintas di Jalan Kauman bersamaan dengan razia yang digelar oleh Polsek Pakal mencurigai tersangka bertingkah laku aneh seperti orang kebingungan. Tanpa ragu polisi mendekati tersangka dan langsung menggeledah tersangka.

Ternyata benar di dalam saku celana tersangka kedapatan membawa jenis pil koplo sebanyak 100 butir dikemas 2 bungkus plastik. Tidak hanya itu, polisi semakin curiga saat dipinggirkan bahu Jalan, tersangka berjalan seperti orang terkena penyakit ambiyen. Lalu teresangka diperintah untuk membuka celana, ampun bukan main polisi kaget ada benda yang lumayan besar berada di celana dalam tersangka.

Saat itu tersangka disuruh membuka celana dalam dan diketemukan 2.000 butir Pil koplo yang dikemas dalam dua bungkus plastik. Ternyata tersangka diketahui sebagai pengedar Pil doble L.

Polisi menggeledah ke rumah tersangka dan menemukan 570 butir yang sudah dikemas persepuluh butir dalam kertas rokok dan siap diedarkan. “ Memang benar anggota kami telah berhasil mengamankan tersangka bandar Doble L di wilayah Pakal dan kami temukan 2.100 pil yang dibawa tersangka,” kata Kapolsek Pakal, Kompol Widjanarko. (mbah heru)

Foto: bandar pil koplo